Senin, 25 April 2016
Review panci presto merk tsunara
Kali ini review tentang panci presto merk tsunara, mungkin merk ini tidak terlalu terkenal ya, seperti halnya merk-merk oxone, maxim, finecook, dll.
Pernah nggak ibu-ibu pengen masak daging misalnya udah lama merebus kog belum matang-matang juga, hehe. Itu adalah salah satu pengalaman saya di dapur. Sebelum memiliki panci pressto suka sebel sendiri kalo anak atau suami pengen dimasakin daging, suka lama kalau merebus dengan panci biasa. Trus wow, nasi abis. Suami dan anak udah pada kelaparan, harus cepet-cepet masak nasi donk, dan nggak mungkin 15 menit nasi bisa siap santap. Masak nasi kalau pake rice cooker aja minimal 40 menit. Pasti kerabakan sendiri, hehe. Inilah alasan saya di dapur harus ada panci pressto. Panci pressto adalah penyelamat hidup saya di dapur, terdengar lebay ya. Tapi percayalah ini sungguh-sungguh :)
Panci pressto tsunara ini saya beli di lazada.com lumayan dapet diskonan. Harganya bisa di cek sendiri ya karena bisa berubah-ubah sesuai dengan promo yang ada.
Kenapa kog beli merk tsunara?? Alasannya karena saya lebih memilih panci presto dengan bahan dasar stainless stell food grade daripada yang berbahan dasar alumunium. Sebenernya sebisa mungkin saya membeli peralatan memasak yang berbahan dasar stainless stell dari pada besi ataupun alumunium. Karena peralatan masak yang berbahan dasar besi atau alumunium dapat bereaksi dengan makanan. Misalkan anda memasak makanan yang mengandung zat besi tinggi seperti bayam atau kangkung jangan menghunakan alat masak yang berbahan dasar alumunium atau besi karena bisa bereaksi karsinogen tandanya yaitu bahan makanan akan berubah warnanya menjadi hitam.
Deskripsi panci presto tsunara:
- Terbuat dari bahan berkualitas stainless stell food grade 304.
- kapasitas 5 liter
- timer digital ( saya lupa foto )
- handle yang aman karena berbahan dasar thermal resistance
- sistem mekanisme katup easy care
- katup indikator
- buatan mana kurang jelas
Selama menggunakan pressto ini belum pernah ada keluhan. Jika ada air muncrat-muncrat dari katup tidak usah khawatir karena ini normal kemungkinan terlalu banyak air di dalamnya dan ini tidak mempengaruhi kinerjanya. Karena ada pengunci otomatis jadi aman. Selama masih ada tekanan di dalam panci maka panci tidak dapat dibuka sebelum tekanannya benar-benar habis. Jadi bisa dikatakan panci pressto ini anti ledakan. Jadi aman ya ibu-ibu :)
Panci pressto ini tentu juaranya jika dibandingkan dengan memasak mengunakan panci biasa. Karena lebih cepat proses memasaknya jadi lebih hemat gas. Nutrisi makanannya diklaim lebih tinggi jika dibandingkan dengan memasak dengan panci biasa. Karena pada saat kita memasak dengan tekanan yang tinggi maka makanan akan cepat matang oleh karena itu nutrisi makanan tetap terjaga. Sebagai contoh kita memasak nasi hanya perlu 15 menit sudah siap santap. Memasak sup daging butuh waktu 20 menit daging sudah copot-copot dari tulangnya, memasak ayam negri pressto butuh waktu 1 - 1 1/2 jam samapi tulang bener-bener lunak, memasak bubur nasi butuh 20 menit saja sudah jadi. Benar-benar meringankan pekerjaan memasak dan hemat gas juga :)
Selama 1 tahun menggunakan panci pressto ini belum ada keluhan, kelemahannya yaitu ada karet silicon yang berfungsi untuk menahan tekanan. Nah kalau karet ini rusak belum tahu dimana beli sperpart nya. Semoga saja panci ini awet selamanya sampai diturunkan ke anak kelak, hehe.
Oh iya tambahan, bentuk panci pressto tsunara saya rasa keren dan terlihat elegan dan bisa di gunakan di kompor induksi juga lho :) pernah ada pengalaman waktu masak sampe kehabisan airnya dan 2 kali masak sampai gosong song namun alhamdulillah pancinya masih bisa bibersihkan sampai mulus lagi.
Ratingnya 9/10
Ok sekian dulu yaa, anak lagi rewel kalau ada yang mau tanya-tanya boleh koment kog ;)
Jumat, 22 April 2016
Bakso ayam favorit
Bahagia itu sederhana. Siapa yang setuju dengan steatment tersebut?? Tidak harus memberikan sesuatu yang mahal untuk membahagiakan orang yang kita sayangi. Cukup dengan hal-hal kecil yang menyenangkan misalnya dengan memberikan senyuman yang tulus ataupun dengan memasakakan masakan favoritnya. Simple saja kan yang penting lakukan dengan tulus sepenuh hati :)
Kali ini setor lagi resep buat sabtu pagi ini. Yuk cobain bakso favorit keluarga saya!!
Bakso ayam favorit
Bahan:
300 gr daging ayam
3 sdm tepung sagu / kanji
4 siung bawang putih digoreng dulu agar harum
1/2 sdt merica
1 sdt garam
1 butir telur
1 sdm kecap manis
100 ml air es
Cara membuatnya:
Rebus air sampai panas.
Potong-potong daging ayam.
Giling daging ayam menggunakan food prosessor, masukkan garam, bawang putih, kecap manis, telur, merica, tepung sagu / tapioka, dan air es ( jangan langsung dimasukkan semua namun secara bertahap jika sudah dirasa liat dan bisa dibentuk cukup airnya). Giling sampai liat dan bisa dibentuk bakso.
Bentuk bulatan-bulatan bakso rebus di dalam air panas (kompor posisinya mati), jika sudah dibulatkan semua hidupkan kompor di api kecil jaga agar air tidak bergejolak agar bakso mulus. Jika bakso sudah mengapung angkat.
Siapkan kuah bakso
Bahan:
1000 ml air bekas rebusan bakso
5 siung bawang putih yang sidah digoreng di geprek.
2 batang daun seledri iris kasar
2 batang daun bawang iris kasar
1/2 sdm garam
1/2 sdm gula
1/2 sdt merica
1/4 sdt bubuk pala
1 sdt kaldu bubuk (optional)
Cara membuat:
Rebus semua bahan sampai mendidih dengan api kecil.
Pelengkap:
Mie telur / bihun
Daun bawang iris tipis
Daun seledri iris tipis
Bawang goreng
Cara menyajikan:
Siapkan mangkok, isi dengan mie kuning / bihun, bakso, daun bawang, daun seledri, siram dengan kuah bakso panas, taburi demgan bawang goreng.
Yummy !!!
Yuk cobain!!!
Note :
Adonan bakso pada saat digiling harus dalam keadaan dingin ya
Kamis, 21 April 2016
Tumis santan kacang panjang
Terkadang tidak semua orang suka dengan apa yang telah kita lakukan lebih-lebih dengan hasil karya kita, mereka hanya bisa menilai hasilnya saja tanpa tahu bagaimana prosesnya. Memang mudah kalau hanya menilai baik atau buruk. Tapi tolong ya teman-teman jangan menilai sesuatu secara dangkal saja. Mungkin kita tidak tahu apa yang telah terjadi dibalik suatu karya. Hargai sedikit nggak ada ruginya kan.
Hmmm, dari pada pusing mikirin orang yang sedikit respeknya, masak tumis santan kacang panjang saja yuk!! Tumisan mumer tapi sangat laziz gurih karena santan kentalnya, tidak ada santan bisa digantikan buncis atau sayuran keras lainnya yaa.
Tumis santan kacang panjang
Bahan:
1 ikat kacang panjang
100 ml santan kental
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas di geprek
1 buah asam kandis
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula
1/2 sdt kaldu bubuk
Bumbu halus:
4 siung bawang putih
5 siung bawang merah
5 buah cabe merah
Cara memasak:
Bersihan kacang panjang kemudian potong-potong sepanjanh jati telunjuk.
Tumia bumbu halus sampai harum, masukkan daun salam, lengkuas. Masukkan kacang panjang, santan, asam kandis, gula, garam, dan kaldu bubuk. Masak sampai kacang layu dan santan agak berminyak. Tes rasa.
Siap dihidangkan.
Selamat mencoba!!
Rabu, 20 April 2016
Tumis rimbang favorit
Selama tinggal di rumah baru jarang banget liat matahari bersinar dengan cantiknya, mendung tipis malu-malu selalu menyelimuti langit indarung. Entah memang kota hujan atau karena memang musimnya hujan. Soalnya indarung berada di daerah pegunungan, eh perbukitan tepatnya, perbatasan dengan kabupaten solok. Sebenernya enak hujan terus dingin nggak panas, tapi ya jemuran dua hari baru kering. Jadi ya akumulasi terus jemurannya, hehe.
Abaikan saja curcol masalah jemuran.
Enaknya tinggal di daerah pinggiran seperti ini tu kalau masalah sayur mayur selalu melimpah dan segar-segar. Pagi petik, pagi juga masuk pasar untuk dijual. Salah satu sayuran favorit saya adalah Rimbang (bahasa minang), atau cempokak kalau bahasa jawa) sangat mudah ditemui di sini. Rimbang termasuk dalam golongan terong-terongan. Biasanya orang-orang setempat memasak rimbang untuk campuran gulai. Berhubung saya sedang mengurangi santan maka kali ini mau dimasak dengan cara ditumis. Yang jelas masakan tumis adalah penyelamat hidup saya, haha
Langsung saja keresepnya cuss!!!
Tumis rimbang
Bahan:
2 genggam rimbang
1 papan kecil tempe
Bumbu:
4 siung bawang merah
4 siung bawang putih
5 buah cabe hijau
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas geprek
2 sdm minyak goreng
Air secukupnya
1/2 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk
2 sdm kecap manis
Cara memasak:
Bersihkan rimbang.
Iris dadu tempe
Iris bawang merah, bawang putih.
Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, masukkan lengkuas dan daun salam, masukkan tempe, tambahkan garam, kecap manis, kaldu bubuk dan air. Masak sampai matang. Terakhir masukkan rimbang aduk rata masak sebentar. Tes rasa, angkat siap disajikan.
Simpel and yummy!!!
Selamat mencoba!!!
Selasa, 12 April 2016
Tumis wortel saus tiram
Setelah pindah ke rumah baru jadi sering kasihan sama Faya. Harus adaptasi lagi dengan lingkungan baru dan berusaha mencari teman baru. Sepertinya lingkungan baru ini lebih sepi suasananya jadi hari-hari banyak dihabiskan di rumah, main dirumah cuma berdua sama uminya, nonton tv dirumah berdua. Jadi, kadang Faya menjadi rewel minta ini minta itu nggak jelas, kasihan juga lihatnya. Memang kita belum banyak mengeksplore lebih banyak di sini.
Berhubung udah mulai siang dan mulai lapar tengok-tengok kulkas ada wortel dan bunga bawang pengen dibikin tumis aja. Faya suka sekali sama wortel dan bunga bawangnya dianggap buncis sama Faya, ngak apa-apa lah yang penting sayuran masuk ke perut Faya, hehe.
Tumis wortel dan bunga bawang dengan saus tiram
Bahan:
2 buah wortel ukuran besar
1 ikat bunga bawang
1/2 buah bawang bombai
3 siung bawang putih
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis
1/4 sdt garam
1/4 sdt gula pasir
1/4 sdt merica bubuk
Cara membuat:
Kupas bersih wortel, potong-potong membentuk korek api.
Cuci bersih bunga bawang potong-potong kasar.
Iris bawang bombai dan cincang halus bawang putih.
Tumis bawang bombai dan bawang putih sampai harum. Masukkan wortel beri sedikit air tutup panci biarkan sedikit lunak kira-kira 5 menit.
Masukkan bunga bawang bumbui dengan garam, merica, kecap manis, kecap asin, saus tiram, dan gula pasir.
Aduk rata, masak sampai semuanya matang. Angkat dan siap di sajikan.
Selamat mencoba!!!
So simple kan!!!
Pom pom potato praktis
Lagi enak tidur siang tiba-tiba hp berdering, nomor tak dikenal dan ternyata customer servis, hadeh bikin pusing kepala, berhubung diakhir pembicaraan si customer service meminta maaf maka saya maafkan saja dengan lapang dada karena sudah mengakui bahwa telah menggangu tidur siang saya :)
Dari pada pusing nyut-nyutan mending ngemil saja berhubung tadi pagi saya bikin pom pom potato kalo bahasa jawanya bergedel kentang hehe. Biar lebih keren jadi pom pom potato namanya.
Oke langsung saja ya ke resep, lagi-lagi saya kasih basic resepnya nanti diresep bisa ditambah protein atau sayur sesuai selera. Bisa sosis, daging sapi cincang, bakso, dll.
Kali ini saya hanya menambah wortel saja berhubung cuma ada sayur wortel di kulkas.
Bahan:
400 gr kentang
1 buah wortel ukuran sedang
1 sdt garam halus
1/2 sdt merica
1/2 sdt kaldu bubuk (optional)
100 gr keju
2 sdm susu bubuk saya pakai dancow instan
1 butir telur untuk pencelup
Bread crumb / tepung panir secukupnya
Cara membuat:
Kupas bersih kentang kemudian potong-potong kasar (mempercepat proses memasak) kemudian kukus sampai matang tandanya jika di tusuk sudah lunak.
Parut kasar wortel.
Parut kasar keju.
Setelah kentang matang haluskan kentang dengan menggunakan garpu atau ulekan.
Campurkan semua bahan. Aduk rata, kemudian bikin bola-bola. Disini bisa diisi dengan sosis, keju, bakso, dll.
Setelah dibentuk celupkan dalam kocokan telur, kemudian balurkan ke tepung panir. Setelah selesai jangan langsung digoreng karena tepung panir belum set, diamkan dulu di dalam kulkas minimal 30 menit. Bisa juga disimpan di freezer untuk agar lebih tahan lama. Bisa disimpan dalam freezer selama 1 minggu dalam keadaan tertutup rapat.
Jika sudah set bisa di horeng dalam minyak yang banyak dan panas (deep fry).
Ok siap di nikmati.
Mudah dan praktis kan !!!
Ok silahkan dicoba yaa!!
Senin, 11 April 2016
Ayam kecap favorit
Maaf ya kalau- kalau foto saya masih kurang sedap di pandang. Maklum sebagai blogger pemula yang masih minim fasilitas ya seadanya aja jadinya. Bukan berarti asal jepret saja ya, saya serius kog ambil fotonya. Tapi ya cuma pake kamera hp android 8 megapixel doang, hehe. Walaupun begitu bukan berarti menghambat kreatifitas ya. Kalau ada sekolah foodgraphy di padang sini saya mau kog ikutan, buat nambah wawasan juga tentang perfotografian.
Blog ini sebagai ajang untuk saya berkreasi dan sekedar cuap-cuap yang penting isinya positif dan bermanfaat. Kritik dan saran yang membangun sangat saya butuhkan juga agar bisa menulis sesuatu yang lebih berkualitas juga jadi lebih layak untuk di tampilkan. :)
Ok yuk dari pada bengong bingung pengen makan siang apa, trus di freezer ada seekor ayam yang masih bobo manis membeku cuas bikin ayam kecap aja.. Ayam kecapnya yang jelas sangat mudah dibuat. Nggak repot-repot ulek-ulek bumbu kog semua bumbunya diiris saja ya :)
Bahan:
1/2 ekor ayam negri ( kampung juga boleh tapi masaknya lebih lama ya)
Bumbu :
7 siung bawang merah ukuran besar
4 siung bawang putih
1/2 buah bawang bombay ukuran besar
1 ruas jempol jahe
1 ruas jempol lengkuas
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk purut
1 batang serai digeperek
3 sdm kecap manis
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt kaldu bubuk ayam ( optional )
2 sdm minyak untuk menumis
Air secukupnya
Cara memasak:
Cuci bersih ayam, potong- potong sesuai selera
Iris semua bumbu seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, jahe, lengkuas.
Tumis semua bumbu iris, setelah harum masukkan daun salam, daun jeruk purut, serai sampai layu.
Kemudian masukkan ayam, bumbui dengan garam, lada bubuk, gula, kecap manis, kaldu bubuk dan aduk rata. Masukka. Air secukupnya kira- kira 100 ml aduk rata kemudian tutup panci dan kecilkan api. Tunggu sampai air menyusut dan ayam matang. Kalau ayam belum matang boleh di tambah air dan masak kembali. Harua dengan api kecil ya biar bumbu meresap dan ayam matang tidak gosong.
Siap untuk di sajikan dengan nasi panas plus sambal terasi :)
So simple dan yummy pokokke !!!!
Minggu, 10 April 2016
Tahu aci plus cireng
Hari ini pengen bikin camilan yang super simpel, ada stok aci atau tapioka dirumah, memang saya suka stok tepung- tepungan dirumah biar kalo sewaktu- waktu pengen bikin camilan bisa langsung eksekusi, hehe.
Kali ini pengen bikin tahu aci karena behubung udah lama nggak bikin jadi ya cuss aja langsung ke TKP ubek-ubek dapur bikin.
Langsung aja ke resepnya yaa
Bahan:
250gr tepung tapioka
50 gr tepung terigu
8 buah tahu goreng segiempat potong melintang menjadi segitiga
3 siung bawang putih dihaluskan
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/4 kaldu bubuk ayam (optional)
3 batang daun bawang atau kucai
100-150 ml air mendidih
Cara membuat:
Campurkan semua bahan kecuali air panas. Aduk- aduk sampai rata. Setelah rata tuangkan air panas secukupnya dulu, kalau adonan sudah kalis cukup airnya tidak perlu dituang semuanya.
Kerat bagian tengah tahu, kemudian sisipkan adonan aci tadi siap untuk si kukus atau digoreng. Berhubung suami tercinta mengurangi minyak maka sebagian di goreng dan sebagian di kukus.
Sajikan dengan sambel kecap atau sambel kacang. Hmmm yummy!!!!
Di coba yaa !!
;)
Jumat, 08 April 2016
Ayam goreng tepung nan simple
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu biar selalu bisa mencoba resep-resep baru dari saya :)
Kalo rumah udah rapi,, anak bobok, nah sekarang giliran ibunya. It's me time.. Bagi seorang ibu rumah tangga moment seperti ini lah yang dinanti, hehe.. Nggak apa-apa kan bukan berarti saya jenuh dengan kegiatan standar ibu-ibu lho. Cuma butuh saja waktu untuk bisa mengekspresikan diri. Betul nggak bu?!! Cari temen :p
Kali ini saya akan memberikan sebuah resep ayam goreng tepung standar. Ini sebenernya basic saja nanti bisa dimodifikasi sesuai dengan bahan-bahan yang tersedia dirumah. Disini saya menggunakan daging ayam tanpa tulang sebagai bahan utamanya. Kalo dirumah tersedia ikan bisa juga digunakan. Agar rasa gurih meresap sampai kedalam kuncinya harus di marinasi/direndam dengan bumbunya, minimal merendamnya 15 menit. Yuk cuss kita ke resepnya :)
Ayam goreng tepung nan simple
Bahan:
300gr daging ayam tanpa tulang
Saya iris kira- kira seukuran 2 jari
Bumbu perendam:
3 siung bawang putih
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica
1/4 sdt kaldu bubuk rasa ayam
5 sdm air
1 1/2 sdm tepung terigu
Pelapis:
4-5 sdm tepung terigu
Minyak untuk menggoreng.
Menggunakan teknik deep fry.
Cara membuat:
Iris daging ayam kira- kira seukuran 2 ruas jari. Giling semua bumbu perendam. Masukkan ayam dalam bumbu perendam ditambah dengan sedikit air kira- kira 5 sdm dan ditambah dengan 1 1/2 sdm tepung terigu. Aduk rata dan diamkan 15 menit.
Setelah bumbu meresap, balurkan ayam pada tepung terigu sambil diremas- remas agar mendapatkan efek keriting. Panaskan minyak goreng yang sampai bisa untuk merendam ayam ( menggunakan teknik deep fry). Goreng ayam pada api kecil jangan sering diaduk- aduk agar tepung terigu tidak copot. Boleh lah sesekali diaduk. Setelah warnanya kuning keemasan, angkat dan sajikan dengan saus sambal, mayonaise atau saus yang tersedia dirumah..
Silahkan mencoba!!!
So yummy!!
Very simple!!
Note:
Kalo menggoreng menggunakan teknik deep fry jangan menggunakan wajan ya.. Ini khusus skala rumah tangga. Nanti boros di minyak gorengnya, hehe. Gunakan panci kecil saja kalau punya panci khusus deep fry ya :)
Catatan perdana
Assalamualaikum...
Alhamdulillah cita-cita saya punya blog tercapai, sebenarnya punya beberapa sih tapi pengen punya yang untuk serius menuangkan dan mengabadikan hasil utak utik saya di dapur. Menikmati dan menyajikan menu-menu sederhana yang semoga bisa menginspirasi siapa saja untuk mengolah bahan makanan.
Memasak sebenarnya hobi saja didukung juga kegiatan sebagai pekerja mulia alias sebagai ibu rumah tangga, jadi relevan aSo, ibu-ibu rumah tangga g perlu malu dengan kegiatannya walau hanya dirumah harus tetap berkarya yaa. Bisa memulai dari mana saja kog, tidak perlu malu dengan hasilnya, namun yang terpenting adalah prosesnya. Ikhtiyar terus belajar adalah kunci keberhasilan, iya kan?! ;) jadi setiap hari pasti ada saja kegiatan masak memasak walaupun hanya masak air, hahaha.
Untuk memulainya saya akan coba membagikan resep sederhana sekali bahkan anak-anak pun bisa mempraktekkannya sendiri tapi tetap harus ada pengawasan dari orang tua yaa..
Pisang kuah santan ( kolak pisang)
Bahan :
4 buah pisang kepok/ pisang batu
4 biji nangka ( buang bijinya)
500 ml santan dengan kekentalan sedang
3 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan ikat
Cara membuat:
Potong-potong pisang kepok dan nangka sisihkan. Campur santan, gula pasir, garam,dan daun pandan kemudian rebus sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Setelah mendidih masukkan pisang dan kemudian buah nangkanya. Sambil terus diaduk agar santan tidak meluap dan pecah. So simple kan :)
Yummy siap disajikan panas atau dingin.
Silahkan mencoba!!!
Alhamdulillah cita-cita saya punya blog tercapai, sebenarnya punya beberapa sih tapi pengen punya yang untuk serius menuangkan dan mengabadikan hasil utak utik saya di dapur. Menikmati dan menyajikan menu-menu sederhana yang semoga bisa menginspirasi siapa saja untuk mengolah bahan makanan.
Memasak sebenarnya hobi saja didukung juga kegiatan sebagai pekerja mulia alias sebagai ibu rumah tangga, jadi relevan aSo, ibu-ibu rumah tangga g perlu malu dengan kegiatannya walau hanya dirumah harus tetap berkarya yaa. Bisa memulai dari mana saja kog, tidak perlu malu dengan hasilnya, namun yang terpenting adalah prosesnya. Ikhtiyar terus belajar adalah kunci keberhasilan, iya kan?! ;) jadi setiap hari pasti ada saja kegiatan masak memasak walaupun hanya masak air, hahaha.
Untuk memulainya saya akan coba membagikan resep sederhana sekali bahkan anak-anak pun bisa mempraktekkannya sendiri tapi tetap harus ada pengawasan dari orang tua yaa..
Pisang kuah santan ( kolak pisang)
Bahan :
4 buah pisang kepok/ pisang batu
4 biji nangka ( buang bijinya)
500 ml santan dengan kekentalan sedang
3 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan ikat
Cara membuat:
Potong-potong pisang kepok dan nangka sisihkan. Campur santan, gula pasir, garam,dan daun pandan kemudian rebus sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Setelah mendidih masukkan pisang dan kemudian buah nangkanya. Sambil terus diaduk agar santan tidak meluap dan pecah. So simple kan :)
Yummy siap disajikan panas atau dingin.
Silahkan mencoba!!!
Langganan:
Komentar (Atom)













