Selama tinggal di rumah baru jarang banget liat matahari bersinar dengan cantiknya, mendung tipis malu-malu selalu menyelimuti langit indarung. Entah memang kota hujan atau karena memang musimnya hujan. Soalnya indarung berada di daerah pegunungan, eh perbukitan tepatnya, perbatasan dengan kabupaten solok. Sebenernya enak hujan terus dingin nggak panas, tapi ya jemuran dua hari baru kering. Jadi ya akumulasi terus jemurannya, hehe.
Abaikan saja curcol masalah jemuran.
Enaknya tinggal di daerah pinggiran seperti ini tu kalau masalah sayur mayur selalu melimpah dan segar-segar. Pagi petik, pagi juga masuk pasar untuk dijual. Salah satu sayuran favorit saya adalah Rimbang (bahasa minang), atau cempokak kalau bahasa jawa) sangat mudah ditemui di sini. Rimbang termasuk dalam golongan terong-terongan. Biasanya orang-orang setempat memasak rimbang untuk campuran gulai. Berhubung saya sedang mengurangi santan maka kali ini mau dimasak dengan cara ditumis. Yang jelas masakan tumis adalah penyelamat hidup saya, haha
Langsung saja keresepnya cuss!!!
Tumis rimbang
Bahan:
2 genggam rimbang
1 papan kecil tempe
Bumbu:
4 siung bawang merah
4 siung bawang putih
5 buah cabe hijau
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas geprek
2 sdm minyak goreng
Air secukupnya
1/2 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk
2 sdm kecap manis
Cara memasak:
Bersihkan rimbang.
Iris dadu tempe
Iris bawang merah, bawang putih.
Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, masukkan lengkuas dan daun salam, masukkan tempe, tambahkan garam, kecap manis, kaldu bubuk dan air. Masak sampai matang. Terakhir masukkan rimbang aduk rata masak sebentar. Tes rasa, angkat siap disajikan.
Simpel and yummy!!!
Selamat mencoba!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar